Prodi PAI IAIN Parepare - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Parepare melaksanakan Rapat Review Survei Evaluasi Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada 17 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi PAI, Ketua GMP, serta dosen Prodi PAI sebagai bagian dari upaya melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.
Rapat tersebut menjadi ruang untuk meninjau hasil survei evaluasi semester ganjil sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam pelaksanaan pembelajaran. Hasil evaluasi menjadi bahan pertimbangan bagi program studi dan dosen dalam memperkuat kualitas layanan akademik pada semester berikutnya.
Ketua Program Studi PAI, Dr. Andi Muhammad Asbar, M.Pd., menyampaikan bahwa hasil survei evaluasi mahasiswa perlu menjadi bahan refleksi bersama bagi dosen dan program studi. Menurutnya, evaluasi tidak hanya dilakukan untuk melihat capaian pembelajaran, tetapi juga menjadi dasar dalam memperbaiki proses perkuliahan dan layanan akademik.
“Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk melihat apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki. Masukan dari mahasiswa harus kita jadikan bahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan akademik di Program Studi PAI,” ungkap Asbar.
Ia menekankan pentingnya tindak lanjut dari hasil evaluasi agar survei yang telah dilakukan tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran.
Sementara itu, Ketua GMP, Dr. H. Sudirman, M.A., menyampaikan bahwa hasil survei perlu dibaca secara objektif dan digunakan sebagai dasar dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, evaluasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
“Setiap hasil evaluasi harus menjadi bahan untuk melakukan perbaikan. Karena itu, hasil survei perlu dianalisis secara cermat sehingga dapat diketahui bagian yang sudah baik maupun aspek yang masih membutuhkan perhatian,” ungkap Sudirman.
Rapat review juga menjadi ruang koordinasi antara GMP, program studi, dan dosen untuk membahas hasil evaluasi secara lebih menyeluruh. Masukan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan, baik pada aspek pembelajaran maupun layanan akademik.
Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Parepare terus mendorong budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Hasil survei semester ganjil diharapkan dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat komitmen program studi terhadap mutu layanan akademik bagi mahasiswa. (hfs)