Skip ke Konten

Dari Ujian Menuju Prestasi: Andi Nurul Hafizah Darwis jadi Wisudawan Terbaik Fakultas Tarbiyah dengan IPK 4,00

20 Agustus 2026 oleh
IAIN Parepare, Hafis

Parepare, 20 Agustus 2026 — Rapat Terbuka Luar Biasa Senat dalam rangka Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Periode II Tahun 2026 berlangsung khidmat di Auditorium IAIN Parepare, Kamis (20/8/2026). Momentum akademik tersebut menjadi hari istimewa bagi ratusan mahasiswa yang berhasil menyelesaikan perjalanan pendidikannya, termasuk Andi Nurul Hafizah Darwis, wisudawan terbaik Fakultas Tarbiyah yang berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Pada periode wisuda kali ini, IAIN Parepare mewisuda sebanyak 530 wisudawan yang berasal dari tiga fakultas. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) mewisuda 132 wisudawan, Fakultas Tarbiyah sebanyak 235 wisudawan, sedangkan Fakultas Syariah dan Hukum Islam (Fakshi) sebanyak 163 wisudawan.

Di tengah kemeriahan tersebut, kisah Andi Nurul Hafizah Darwis menjadi salah satu cerita yang merepresentasikan ketekunan, ketangguhan, dan kekuatan doa dalam menempuh pendidikan tinggi.

Hafizah merupakan putri asal Enrekang, anak dari almarhum Bapak Darwis dan Ibu Andi Siti Syamsinar. Setelah kehilangan sosok ayah, sang ibu berjuang membesarkan anaknya dengan bekerja sebagai pedagang eceran. Dari keluarga sederhana inilah Hafizah tumbuh dengan semangat untuk menempuh pendidikan dan memberikan kebanggaan bagi ibunya.

Perjalanan menuju bangku kuliah ternyata tidak mudah. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Hafizah harus menghadapi ujian kesehatan hingga menjalani operasi. Kondisi tersebut sempat membuatnya terpuruk dan mempertanyakan masa depannya. Di tengah kondisi yang sulit, muncul kekhawatiran apakah ia masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mewujudkan cita-citanya.

Namun, keterpurukan tersebut tidak menjadi akhir dari perjuangannya. Hafizah memilih bangkit. Kebiasaan menulis jurnal harian menjadi salah satu cara yang membantunya menjaga semangat, menata pikiran, dan memelihara keyakinan untuk terus melangkah. Prinsip pantang menyerah kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya.

Aktif sebagai mahasiswa di Program Studi Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Hafizah mendapatkan lingkungan yang semakin menguatkan perjuangannya. Kehadiran para dosen, ustaz dan ustazah, serta suasana kekeluargaan di Ma'had Al-Jami'ah turut membentuk karakter akademik dan spiritualnya.

Dukungan keluarga, terutama doa sang ibu, menjadi sumber kekuatan yang tidak pernah terpisahkan dari perjalanan tersebut. Hafizah membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Hasilnya pun membanggakan. Hafizah berhasil menyelesaikan pendidikan S-1 pada Program Studi Pendidikan Agama Islam dalam waktu 3 tahun 7 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. Capaian tersebut mengantarkannya sebagai wisudawan terbaik.

Prestasi Hafizah bukan sekadar pencapaian akademik. Di balik angka 4,00 terdapat perjalanan panjang seorang anak yang berusaha membalas perjuangan ibunya, bangkit dari ujian kesehatan, serta membangun masa depan melalui pendidikan.

Kisah tersebut sekaligus menjadi cerminan nilai yang terus dikembangkan Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare: pendidikan tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki ketangguhan, kedisiplinan, karakter, dan kekuatan spiritual.

Bagi Hafizah, keberhasilan tidak datang secara instan. Ia percaya bahwa setiap manusia memiliki waktu dan kisah suksesnya masing-masing. Karena itu, seberat apa pun ujian yang dihadapi, cita-cita yang telah didoakan harus tetap diperjuangkan dengan konsisten.

“Kesuksesan bukan hanya tentang seberapa cepat kita sampai, tetapi tentang seberapa kuat kita bertahan, terus berusaha, dan tidak berhenti berdoa.”

Kisah Hafizah pada Wisuda Periode II Tahun 2026 menjadi pesan bahwa di balik setiap toga yang dikenakan seorang wisudawan, terdapat perjuangan yang tidak selalu terlihat. Bagi Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bahwa pendidikan dapat menjadi jalan bagi seseorang untuk mengubah keterbatasan menjadi kekuatan dan harapan menjadi kenyataan.

di dalam Berita PAI
IAIN Parepare, Hafis 20 Agustus 2026
Share post ini
Label
Arsip