PAI IAIN Parepare — Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Parepare menyelenggarakan Kajian Pendidikan Agama Islam dan Tantangan Generasi Digital pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Ruang Kelas Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Kegiatan ini mengangkat tema “Meneguhkan Karakter Religius, Moderat, dan Bertanggung Jawab pada Generasi Digital.”
Ketua Prodi PAI, Dr. Andi Muhammad Asbar, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam pembentukan karakter, etika komunikasi, dan penggunaan informasi.
“Mahasiswa Prodi PAI perlu memanfaatkan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab. Kemajuan digital harus berjalan seiring dengan penguatan karakter religius, sikap moderat, serta kemampuan menyaring informasi,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Abdul Halik, M.Pd.I. sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membimbing generasi muda agar tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki integritas dan kesadaran moral.
“Generasi digital membutuhkan pendidikan yang mampu menghubungkan nilai-nilai Islam dengan realitas kehidupan mereka. Mahasiswa sebagai calon guru harus mampu menyampaikan ajaran Islam secara kontekstual, menarik, dan tetap berlandaskan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Salah seorang peserta, Muh. Aldin, mahasiswa Prodi PAI semester VI, menyampaikan bahwa kajian tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika ketika menggunakan media digital.
“Kegiatan ini mengingatkan kami agar teknologi tidak hanya digunakan untuk memperoleh informasi, tetapi juga untuk menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai Islam secara santun dan bermanfaat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi PAI IAIN Parepare berharap mahasiswa semakin siap menjadi calon pendidik yang religius, moderat, inovatif, dan mampu membimbing peserta didik menghadapi perkembangan teknologi secara bijaksana.