PAI IAIN Parepare — Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Parepare menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian pada Sabtu, 15 Februari 2025, di Ruang Kelas Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Kegiatan ini mengangkat tema “Menemukan Masalah dan Menyusun Rancangan Penelitian Pendidikan Islam.”
Pelatihan tersebut diikuti oleh mahasiswa Prodi PAI sebagai bagian dari kegiatan akademik di luar perkuliahan. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menemukan permasalahan penelitian, merumuskan fokus kajian, menyusun tujuan penelitian, serta menentukan metode yang sesuai.
Ketua Prodi PAI, Dr. Rustan Efendy, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kemampuan menyusun proposal penelitian merupakan bekal penting bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan persoalan pendidikan.
“Mahasiswa perlu memulai penelitian dari masalah yang nyata dan memiliki nilai akademik. Proposal yang baik harus disusun secara sistematis, didukung referensi yang kredibel, dan menggunakan metode yang sesuai,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Abdullah Thahir, M.Si. sebagai pemateri. Ia menjelaskan tahapan penyusunan proposal, mulai dari identifikasi masalah, penentuan judul, penyusunan latar belakang, rumusan masalah, kajian teori, hingga rancangan metode penelitian.
“Masalah penelitian dapat ditemukan melalui pengamatan terhadap proses pembelajaran, kondisi peserta didik, penggunaan media, maupun berbagai persoalan Pendidikan Agama Islam di lingkungan sekitar,” jelasnya.
Peserta juga mengikuti latihan menyusun rancangan awal penelitian dan memperoleh masukan langsung dari pemateri. Salah seorang peserta, [Nama Mahasiswa], mahasiswa Prodi PAI semester VI, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membantu mahasiswa memahami hubungan antara masalah, tujuan, teori, dan metode penelitian.
“Pelatihan ini membuat kami lebih terarah dalam menentukan topik dan menyusun proposal penelitian. Kami juga memahami bahwa setiap bagian proposal harus saling berkaitan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi PAI IAIN Parepare berharap mahasiswa semakin terampil merancang penelitian yang sistematis, kontekstual, dan bermanfaat bagi pengembangan Pendidikan Islam. (hfs)