PAI IAIN Parepare — Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Parepare menyelenggarakan Mimbar Akademik Mahasiswa PAI pada Sabtu, 16 Desember 2023, di Ruang Kelas Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Kegiatan ini mengangkat tema “Kebebasan Berpendapat, Etika Akademik, dan Otonomi Keilmuan Mahasiswa.”
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Prodi PAI sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi, dan menanggapi persoalan akademik secara terbuka serta bertanggung jawab. Mimbar akademik juga diarahkan untuk membangun keberanian mahasiswa dalam mengemukakan pendapat dengan tetap menghargai perbedaan pandangan.
Ketua Prodi PAI, Dr. Rustan Efendy, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kebebasan akademik harus disertai dengan etika, argumentasi yang kuat, dan tanggung jawab keilmuan.
“Mahasiswa memiliki kebebasan untuk menyampaikan gagasan, tetapi pendapat tersebut perlu didukung oleh data, referensi, dan cara penyampaian yang santun. Mimbar akademik menjadi ruang latihan untuk membangun budaya dialog yang sehat,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Nurhayati, M.Hum. sebagai pemateri. Ia menjelaskan bahwa otonomi keilmuan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran secara mandiri, kritis, dan terbuka terhadap berbagai perspektif.
“Kebebasan berpendapat bukan berarti menyampaikan pandangan tanpa dasar. Mahasiswa perlu membiasakan diri membaca, menelaah sumber, menyusun argumentasi, serta menghargai pendapat yang berbeda,” jelasnya.
Salah seorang peserta, Aisyah Ramadhani, mahasiswa Prodi PAI semester III, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut meningkatkan keberanian mahasiswa dalam berdiskusi.
“Melalui mimbar akademik ini, kami belajar menyampaikan pendapat secara lebih terarah, menghargai pandangan teman, dan menerima kritik sebagai bagian dari proses belajar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi PAI IAIN Parepare berharap mahasiswa semakin aktif membangun budaya akademik yang terbuka, kritis, santun, dan berlandaskan tanggung jawab keilmuan.