Skip ke Konten

Prodi PAI IAIN Parepare Bekali Mahasiswa Keterampilan Menulis Artikel Ilmiah

19 Mei 2024 oleh
IAIN Parepare, Hafis

PAI IAIN Parepare — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Parepare menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa pada Sabtu, 18 Mei 2024, bertempat di Ruang Kelas Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Kegiatan yang mengangkat tema “Mengembangkan Gagasan Akademik Menjadi Artikel Ilmiah Pendidikan Islam” tersebut diikuti oleh mahasiswa Prodi PAI sebagai bagian dari penguatan budaya akademik di luar kegiatan perkuliahan.

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Ahdar, M.Pd.I. sebagai pembina sekaligus pemateri. Kegiatan dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menemukan gagasan, merumuskan masalah, menyusun kerangka tulisan, menggunakan sumber ilmiah, serta mengembangkan ide akademik menjadi artikel yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Prodi PAI IAIN Parepare, Dr. Rustan Efendy, M.Pd.I., dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kemampuan menulis ilmiah merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, khususnya sebagai calon pendidik Pendidikan Agama Islam.

“Mahasiswa PAI tidak hanya dituntut mampu memahami teori pendidikan Islam, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan secara tertulis, kritis, dan sistematis. Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca, meneliti, dan menulis di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan akademik di luar kelas perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan suasana akademik yang aktif, terbuka, dan inovatif. Keterampilan menulis artikel ilmiah juga dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, menyusun proposal penelitian, hingga mempersiapkan karya ilmiah untuk dipublikasikan.

Dalam pemaparannya, Dr. Ahdar, M.Pd.I. menjelaskan tahapan penulisan artikel ilmiah, mulai dari menentukan tema yang relevan, mengidentifikasi masalah pendidikan, mencari referensi yang kredibel, menyusun bagian pendahuluan, metode, pembahasan, dan kesimpulan, hingga menulis daftar pustaka sesuai kaidah akademik.

“Menulis artikel ilmiah dapat dimulai dari persoalan sederhana yang ditemukan mahasiswa di lingkungan pendidikan. Hal yang terpenting adalah kemampuan mengolah persoalan tersebut menjadi gagasan yang logis, didukung referensi, serta ditulis dengan bahasa ilmiah yang jelas,” jelas Ahdar.

Selain menerima materi, mahasiswa juga diarahkan untuk mengembangkan ide tulisan berdasarkan isu-isu aktual dalam Pendidikan Agama Islam. Peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan rancangan judul, serta mendapatkan masukan langsung dari pemateri mengenai fokus dan sistematika penulisan artikel.

Salah seorang peserta, Miftahul Jannah, mahasiswa PAI semester IV, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membantu mahasiswa memahami proses penulisan artikel ilmiah secara lebih praktis.

“Selama ini kami memiliki banyak ide, tetapi masih kesulitan mengembangkannya menjadi tulisan ilmiah. Melalui pelatihan ini, kami lebih memahami cara menentukan fokus pembahasan, menyusun kerangka artikel, dan menggunakan referensi dengan benar,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan di Ruang Kelas Fakultas Tarbiyah berlangsung secara interaktif. Mahasiswa tidak hanya menyimak pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi, latihan menyusun topik, dan penyampaian gagasan awal artikel ilmiah.

Melalui kegiatan ini, Prodi PAI IAIN Parepare berharap mahasiswa semakin percaya diri dan terampil dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi keilmuan Prodi PAI dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing, berkarakter religius, moderat, dan inovatif, serta mampu merespons perkembangan Pendidikan Agama Islam pada era digital. (hfs) 

di dalam Berita PAI
IAIN Parepare, Hafis 19 Mei 2024
Share post ini
Label
Arsip