Prodi PAI IAIN Parepare - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare bekerja sama dengan Program Studi PAI Petidam, Thailand, menggelar kegiatan International Collaborative Research. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan model kurikulum yang lebih relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Hadir dalam kegiatan ini para tokoh penting dari kedua institusi, di antaranya Ketua Yayasan Ma’had Darul Ma’arif Thailand, Tuan Guru Haji Ahmad, Ketua Petidam Abdul Ghani Abdul Latif, Wakil Ketua Biro Kerja Sama Mustafakama Waeduereh, Ketua Program Studi PAI Petidam Loh Sning, serta tim dari IAIN Parepare.
Kegiatan riset internasional ini diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (14-16/10/2024) di Petidam. FGD ini menjadi titik awal untuk menggali lebih dalam potensi kolaborasi kedua institusi, khususnya dalam bidang pengembangan kurikulum.
Inisiator kegiatan ini, Ketua Program Studi PAI IAIN Parepare, Rustan Efendy, menjelaskan, “Peluang pengembangan kurikulum dengan tema-tema terkini sangat penting, terutama dalam konteks respons program studi terhadap perkembangan kekinian, termasuk integrasi riset dalam proses perkuliahan. Kedua program studi memiliki karakteristik yang sama, yang menjadikan kolaborasi ini sangat strategis.”
Ketua Program Studi PAI Petidam, Loh Sning, menyambut antusias kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan riset kolaboratif ini dapat memberikan paradigma baru dalam pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pendidikan global,” ujarnya.
Abdul Ghani Abdul Latif, Ketua Petidam, juga memberikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini. "Kami sangat antusias dengan kolaborasi ini. Kegiatan ini membuka peluang-peluang riset kolaboratif yang lebih luas di masa depan, terutama dalam pengembangan model kurikulum yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat global," ungkapnya.
Proses penelitian akan berlangsung secara intensif hingga akhir tahun 2024. Setelah tahap pengumpulan dan analisis data yang mendalam, hasil penelitian akan disusun dalam bentuk artikel ilmiah berkualitas tinggi dan dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi para akademisi, praktisi pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam pengembangan kurikulum PAI yang lebih baik. (irm/mif)